Sabtu, 19 November 2016

Pesawat Untuk Distribusi Bahan Bakar di Papua

NOOy - Energi BUMN perusahaan Pertamina berencana untuk mengoperasikan pesawat didedikasikan untuk mendukung pendistribusian BBM ke daerah terpencil di Papua yang dimulai pada bulan September.

Pertamina saat ini menggunakan pesawat dari pribadi pesawat Trigana Air untuk memberikan bahan bakar ke beberapa daerah di Papua seperti Kabupaten Wamena, Jayawijaya dan Lanny Jaya, perusahaan vice president dari perusahaan komunikasi Wianda Pusponegoro mengatakan pada hari Senin. Namun, pesawat Trigana terbatas telah membuat pengiriman reguler kekurangan pasokan bahan bakar sulit, menyebabkan di wilayah paling timur negara.

Oleh karena itu, Pertamina sedang mempertimbangkan leasing atau membeli pesawat kargo khusus untuk pengiriman bahan bakar lebih teratur, tambahnya.


Pertamina menggunakan transportasi darat, air dan udara untuk mendistribusikan bahan bakar di Medan menantang Papua, yang berkontribusi terhadap tingginya biaya distribusi di situ, ia menambahkan. Perusahaan energi menghabiskan lebih dari Rp 34.34 miliar (US$ 2,6 juta) per bulan untuk memberikan bahan bakar ke provinsi Papua dan Rp 5.4 miliar untuk provinsi Papua Barat.

Namun, perusahaan menjual bahan bakar di Papua dengan harga yang sama seperti bagian lain dari Indonesia, meskipun pengeluaran lebih pada distribusi bahan bakar.

Pertamina mulai pendistribusian BBM melalui udara ke daerah paling utara di Indonesia, Krayan Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara, awal bulan ini. Menyewa pesawat udara traktor dari pribadi pesawat Susi Air, Pertamina dikirim yang pertama 1.000 liter Diesel ke Krayan. Baca juga disini Pertamina Solusi Bahan Bakar Berkualitas dan Ramah Lingkungan Aman Sentosa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar